Manfaat Penggunaan Masker (Studi Penelitian oleh Keith Diaz, MD, dan Gerald Smaldone, MD, PhD, di Stony Brook University Medical Center New York)

Dipublikasikan pada 4 Desember 2011 dalam kategori : Artikel

Pernahkah Anda bertanya-tanya berapa besar manfaat penggunaan masker kesehatan? sepertinya memang tidak akan terlalu banyak berpengaruh, mengingat bagaimana tipisnya sebuah masker kesehatan, tetapi sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa mereka memberikan bantuan yang lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

Crosstex International, sebuah anak perusahaan dari Cantel Medical Corp,  mengumumkan publikasi hasil penelitian yang menunjukkan nilai pencegahan infeksi yang jauh lebih besar dari penggunaan masker kesehatan dari anggapan umum sebelumnya. Hasil penelitian tersebut mengungkap bahwa masker medis atau respirator tidak saja efektif ketika dipakai oleh orang yang mencoba untuk melindungi diri dari paparan materi menular, namun lebih dari itu sebuah masker medis yang memenuhi standar bila dikenakan pada potensi sumber infeksi, maka tingkat perlindungan keseluruhan meningkat  hingga 300 kali lipat.

Penelitian ini mendukung panduan “Centers for Disease Control and Prevention” terbaru mengenai Strategi Pencegahan Influenza Musiman , yang merekomendasikan penggunaan masker kesehatan untuk memperkecil potensi paparan virus influenza. Simulasi penelitian menguji keampuhan respirator N95 dan masker kesehatan (disposable face mask) dalam mengurangi paparan partikel menular bila digunakan sebagai perangkat pelindung (untuk melindungi pemakai) atau sebagai “sumber kontrol”  (untuk mengendalikan infeksi pada sumber, seperti orang dengan gejala flu). Hasil Para peneliti menunjukkan “faktor paling penting dalam mengurangi paparan partikel menular adalah defleksi (pantulan) partikel yang dihembuskan oleh sumbernya.”

“Bukti baru ini memberi wawasan baru kepada penyedia layanan kesehatan dan pejabat kesehatan masyarakat tentang manfaat dari masker wajah medis sebagai perangkat kontrol bagi sumber infeksi,” demikian menurut Gary Steinberg, CEO Crosstex Internasional. Sementara ini masker medis (disposable face mask) sering disebut sebagai “PPE” (Personal Protection Equipment), yang digunakan dengan tujuan untuk melindungi pasien dari memperoleh infeksi dari dokter. Hasil penelitian terbaru ini adalah yang pertama kalinya mengungkap peran penting penggunaan masker kesehatan dalam pengendalian infeksi pada sumber dan selanjutnya menunjukkan bahwa penggunaan masker medis dengan cara yang benar memberi hasil terbaik dalam mengontrol paparan materi menular dari sumber infeksi.

Diterbitkan dalam edisi September American Journal of Infection Control, studi penelitian yang berjudul “Quantifying Exposure Risk and Mask Protection”, dilakukan oleh Keith Diaz, MD, dan Gerald Smaldone, MD, PhD, di Stony Brook University Medical Center New York.

Ada 2.955 komentar untuk artikel ini:
 

Komentar ditutup.